Chrysostoma Cleo

YESU UFAM TOBIE

Kerontokan rambut

Banyak faktor yang dapat memicu kerontokan rambut termasuk pengolahan rambut yang berlebihan dan pengobatan modern yang biasa kita gunakan sehari-hari seperti aspirin, vitamin, HRT dan antibiotik. Berikut pengobatan modern yang dapat mempengaruhi kerusakan pada rambut:

  • Aspirin

Suatu dosis rendah aspirin (setengah sampai dua per hari) dapat menurunkan tingkat hemoglobin yang berakibat pada anemia dan kekurangan zat besi. Besi sangat penting bagi pertumbuhan normal dan pemeliharaan rambut dan kekurangan zat besi dapat menyebabkan rambut tipis dan rontok.

  • Vitamin C

Banyak orang minum vitamin C untuk mencegah flu tetapi mereka sering mengkonsumsinya terlalu banyak dari yang dibutuhkan. Konsumsi terlalu banyak vitamin C memiliki efek samping yaitu mempengaruhi reproduksi dalam sel tengkorak kepala dan kulit dan meningkatkan tingkat pityrosporon yang menyebabkan pengelupasan dan peradangan tengkorak.

  • Obat-obat Tyhroid

Pengobatan thyroid yang tidak tepat dapat mengakibatkan rambut rontok, rapuh, kering dan tidak mengkilap. Orang yang mengalami hyper atau hypo thyroid mempengaruhi metabolisme tubuh bekerja terlalu lambat atau terlalu cepat. Dengan hyperactive reproduksi sel rambut berjalan cepat tetapi kerontokan juga banyak bahkan sampai seratus lembar rambut per hari. Sebaliknya, hypothyroid mengakibatkan metabolisme lambat sehinga rambut tidak tumbuh kembali dengan cepat.

  • Vitamin E

Konsumsi vitamin E berlebihan yang digunakan sebagai antioksidan dapat menurunkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Seperti halnya aspirin, ini juga dapat mengakibatkan kerontokan dan kerapuhan rambut dalam beberapa kasus.

  • Vitamin A

Konsumsi vitamin A lebih dari 10.000 IUs dapat membuat rambut rontok karena dapat meningkatkan reproduksi sel dalam kantung rambut yang artinya mereka mencapai akhir fase pertumbuhan rambut lebih cepat. Ketika rambut mencapai akhir fase pertumbuhan, ia akan mengalami kerontokan sehingga lebih cepat mencapai akhir, lebih awal kerontokan terjadi. Fase pertumbuhan rambut secara normal terjadi kira-kira tiga atau empat tahun.

  • Antibiotik

Antibiotik dikenal untuk menurunkan hemoglobin dan juga menurunkan tingkat vitamin B kadang-kadang membuat rambut rontok lebih cepat. Penyakit yang tengah diobati juga dapat menjadi penyebab kerontokan rambut.

  • Antidepressant

Antidepressant sering dikaitkan dengan kerontokan rambut berlebihan walaupun tidak dikenal bahwa obat ini memicu kerontokan rambut. Dalam beberapa kasus, wanita mengalami kerontokan lebih disebabkan karena stress dan depresi.

  • Kemoterapi

Hampir setiap orang yang sedang menjalaninya menganggap kemoterapi dapat menyebabkan kerontokan. Obat yang dapat membunuh sel kanker ini juga dapat membunuh sel dalam kantung rambut. Rambut akan kembali tumbuh setelah kemoterapi walaupun tidak tumbuh seperti sebelum penyembuhan.

Sumber: rileks.com/member/indexext.php?act=dtl&tp=2&ctn=31102006119940

20082008-08-30T05:02:36+00:00312008bUTCSat, 30 Aug 2008 05:02:36 +0000 22, 2008 - Posted by | ARTIKEL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: