Chrysostoma Cleo

YESU UFAM TOBIE

Thyrax untuk Pengganti Hormon Tiroid

Thyrax untuk Pengganti Hormon Tiroid

Jakarta, 30 Oktober 2007 Kepada Yth; Tim MEDIASEHAT.COM Dengan Hormat, Banyak info-info kesehatan yang sangat berguna bagi masyarakat yang di tampilkan oleh mediasehat.com, saya salah satu pencari info tersebut. Saya adalah seorang pria berumur 38 th yang mengalami kelainan kelenjar Tiroid, setelah di USG terdapat nodul, selanjutnya saya menjalani operasi pengangkatan sub total akan tetapi beberapa hari kemudian keluar hasil pemeriksaan patologi yang menunjukan karsinoma papiler Akhirnya pada tanggal 25 Juni 2007 saya telah menjalani radiotiroablasi dengan Nal-131 sebanyak 100 mCi agar kelenjar Tiroid yang sebelah kanan yang tidak diangkat dalam operasi tersebut dapat dihancurkan, saya hanya mengalami 1 (satu) ablasi dan 3 bulan kemudian di scaning dan menunjukan uptake = 0% serta tidak tampak sisa jaringan tiroid patologis sehingga disarankan cukup kontrol 6 bulan kemudian. Sebagai tambahan setelah menjalani ablasi saya juga telah menjalani pemeriksaan kadar Tiroglobulin dengan hasil < 0,2 sedangkan nilai rujukannya <= 55 ng/ml. Kini saya seumur hidup harus menkonsumsi Thyrax 100mcg 2 tablet per hari. Selama ini mediasehat.com. baru menginformasikan tentang beberapa kelainan kelenjar Tiroid dan pengobatannya, tetapi untuk pasien yang telah menjalani pengangkatan menyeluruh kelenjar Tiroid belum pernah. Yang mau saya tanyakan adalah :

1. Apa efek samping atau gejala-gejala bila mana dosis obat yang diminum tidak tepat (kurang dan lebih untuk perharinya).

2. Apa dampak yang mungkin timbul dalam jangka panjang bagi pasien yang telah diangkat kelenjar Tiroid nya dan harus menkonsumsi hormon seperti Thyrax 100 mcg.

3. Bila ada dampak yang timbul karena menkonsumsi hormon tsb, apa jalan untuk antisipasi atau menekan dapak tersebut

4. Dalam garis keturunan, dahulu (almh.) Nenek pernah juga juga dan telah menjalani operasi tomor tiroid (sebagian kelenjar Tiroid) di Padang dan setelah operasi beberapa tahun kemudian muncul lagi nodulnya. Pertanyaanya berapa besar kemungkinan penyakit ini turun ke anak perempuan saya yang kini berumur 7 bulan dan apa saja indikasinya serta antisipasinya bagi anak saya. Sebagai info tambahan istri saya juga pernah menjalani operasi kanker payudara. Pertanyaan ini sangat penting bagi saya dan banyak juga pasien lainnya di Indonesia ini yang telah menjalani pengangkatan kelenjar Tiroid dalam menjalani kehidupan sehingga mengetahui dampak lebih dini dan bisa segera mengantisipasinya. Terima kasih atas informasinya dan advisnya, Bakri RD

Jawaban :

Pak Bakrie, yth.,

Thyrax adalah obat yang berisi levothyroxin, yaitu hormon sintetik untuk tiroksin (salah satu hormon tiroid). Levothyroxin diberikan untuk kondisi-kondisi dimana seseorang tidak mampu memproduksi hormon tiroid pada jumlah yang cukup, misalnya pada penderita hipotiroid, atau dalam kasus Bapak, karena mengalami pengangkatan kelenjar tiroid. Levothyroxin juga diberikan untuk mereka yang mengalami penyakit gondok (pembesaran kelenjar tiroid) akibat kekurangan iodium.

Dosis obat sebaiknya tidak Anda stop atau dikurangi, atau dilebihkan, di luar anjuran dokter. Hal ini karena bisa menyebabkan Anda menderita hipotiroid (kekurangan hormon tiroid) atau malah hipertiroid (kelebihan hormon tiroid). Kedua kondisi tersebut akan berakibat buruk pada kesehatan Bapak (untuk kondisi tersebut bisa di-search di mediasehat tentang hipotiroid dan hipertiroid). Namun jika Anda mengalami gejala-gejala hipertiroid, sebaiknya diskusikan kembali dengan dokter Anda untuk kemungkinan meninjau kembali dosisnya. Jangan pernah mengambil kesimpulan sendiri untuk menambah ataupun mengurangi karena yang Anda konsumsi adalah hormon, dan dampak lebih/kurang akan berakibat langsung pada fungsi tubuh Anda.

Selama Anda berada dalam jalur yang benar, artinya mengkonsumsi obat dalam jumlah yang tepat, justru Anda akan baik-baik saja. Karena Thyrax fungsinya bukan mengobati, tapi melengkapi apa yg kurang. Secara medis disebut sebagai terapi pengganti (replacement therapy). Pengangkatan kelenjar tiroid menyebabkan tubuh Anda kehilangan ‘pabrik’ hormon tiroid, dan fungsi Thyrax adalah untuk melengkapi apa yang hilang dari tubuh Anda. Jadi fungsinya lebih untuk menjaga agar semua aktivitas yang terjadi pada tubuh Anda berjalan normal, atau setidaknya diusahakan agar tetap berjalan normal. Efek samping akan muncul justru jika Anda tidak mengkonsumsi secara benar.

Untuk menjawab tentang seberapa besar kemungkinan penyakit ini menurun pada keturunan Anda, tentunya hanya bisa ditentukan lewat uji genetika. Pada beberapa kondisi, tumor dan kanker memang bisa menurun secara genetika, karena salah satu penyebab tumor dan kanker adalah adanya ‘kesalahan’ genetika, selain penyebab-penyebab lain dari luar seperti terpapar radioaktif atau senyawa karsinogenik. Coba didiskusikan dengan dokter spesialis endokrinologi untuk bisa mencari tahu tes-tes apa yang bisa dilakukan pada putri Anda sehingga Anda bisa mengantisipasi sebelum gejalanya timbul. Pada banyak kasus, kanker dan tumor tidak terdeteksi kasat mata secara dini kecuali dengan pemeriksaan laboratorium, sehingga semakin cepat terdeteksi masalahnya, akan semakin baik.

Semoga jawaban ini bermanfaat bagi Anda. Salam dari Mediasehat!

Sumber: http://www.mediasehat.com/tanyajawab3482

20082008-12-17T10:58:18+00:00312008bUTCWed, 17 Dec 2008 10:58:18 +0000 22, 2008 - Posted by | DISKUSI

1 Komentar »

  1. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Setelah membaca cerita ini, saya jadi teringat dengan apa yang saya alami beberapa waktu lalu. kebetulan saya juga mengalami hal yang sama dengan cerita bapak. bahkan saya sudah mengetahui adanya benjolan di leher tersebut sejak SMA (sekarang saya punya anak dua), yaitu sekitar tahun 1994-1995). tatpi karena satu dan berbagai hal, akhirnya pelaksanaan operasi abru bisa dilaksanakan pada tanggal 7 November 2007 kemaren. dan hasil PA menunjukkan kanker papiler. dan alhamdulillah dengan sekali ablasi, 3 bulan kemudian uptakenya juga 0%. jadi sekarang tinggal kontrol 6 bulan sekali dan mengkonsumsi thyrax 100 mcg untuk pengganti hormon tiroid yang sudah tidak diproduksi lagi oleh tubuh.
    menurut dokter yang merawat saya, konsumsi thyrax dalam jangka panjang tidak mempunyai efek samping jika kebutuhan tiroid kita tidak kelebihan atau kekurangan. artinya, kalau kita menentukan dosis sendiri, kebanyakan thyrax atau bahkan kekurangan thyrax, maka akan membawa efek samping. tidak usah dalam jangka panjang, pada saat kita akan scanning tiroid aja, ketika puasa thyrax selama kurang lebih satu minggu, kita sudah mengalami hipotiroid. itu yang saya tahu pak.
    satu hal lagi, menurut medis, kebutuhan tubuh manusia akan hormon tiroid kurang lebih 150 mcg levothyroxin per hari. nah, karena ini obat oral, makanya dosis 200 mcg perhari untuk mencegah kekurangan. karena kalau obat oral tuh biasanya ada sebagian yang tidak terkonsumsi.

    demikian komentar dari saya, semoga bermanfaat. saya hanya menganggap bahwa apa yang saya alami tersebut, sebagai bentuk kasih sayang dari Allah SWT, pencipta kita. mungkin saat itu kita banyak berbuat yang melenceng dari aturan-aturanNya. sekarang saya hanya berusaha berbuat baik, salah satunya dengan berbagi pengalaman ini supaya orang bisa mencegahnya.

    Wassalamu’alaikum wr. wb.
    atik

    Komentar oleh Atik Mar'atis Suhartini | 20092009-04-25T01:19:49+00:00302009bUTCSat, 25 Apr 2009 01:19:49 +0000 22, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: